ثُمَّ لْيَقْضُوا۟ تَفَثَهُمْ وَلْيُوفُوا۟ نُذُورَهُمْ وَلْيَطَّوَّفُوا۟ بِٱلْبَيْتِ ٱلْعَتِيقِ
Glosarium Al-Qur'an · draf
ٱلْبَيْت ٱلْعَتِيق
kuno
Adjektiva itu memberi Rumah julukan Kuno dalam konteks ziarah.
Cakupan leksikal
Cakupan: himpunan segmen terkurasi · Kemunculan: 2
Akar: عتق
Lema: عتيق
Bentuk: عَتِيقِ
Contoh kemunculan (2 dari 2)
Kemunculan dalam cakupan ditampilkan menurut urutan Al-Qur'an: 2.
لَكُمْ فِيهَا مَنَٰفِعُ إِلَىٰٓ أَجَلٍ مُّسَمًّى ثُمَّ مَحِلُّهَآ إِلَى ٱلْبَيْتِ ٱلْعَتِيقِ
Mengapa makna ini dipilih
Kedua kemunculan rumpun ditinjau pada satu halaman terbatas; keduanya merupakan sasaran beku, tanpa rekaman terlindungi ataupun kandidat yang dipadatkan. Al-Quran 22:29 dan 22:33 mengulang frasa tetap yang identik, ٱلْبَيْتِ ٱلْعَتِيقِ, pertama sebagai objek tawaf lalu sebagai tujuan hewan-hewan kurban. Inti konservatif 'kuno' tidak menambahkan kronologi melampaui adjektiva itu. Kedua sasaran memiliki kesesuaian genitif maskulin tunggal takrif yang identik. Tidak terdapat muatan bacaan selaras, perbedaan internal sasaran, ataupun masalah yang belum terselesaikan.