فَلَمَّا جَهَّزَهُم بِجَهَازِهِمْ جَعَلَ ٱلسِّقَايَةَ فِى رَحْلِ أَخِيهِ ثُمَّ أَذَّنَ مُؤَذِّنٌ أَيَّتُهَا ٱلْعِيرُ إِنَّكُمْ لَسَٰرِقُونَ
Glosarium Al-Qur'an · draf
ٱلْعِير
kafilah
Nomina ini menunjukkan rombongan musafir dalam narasi keluarga Yusuf.
Cakupan leksikal
Cakupan: himpunan segmen terkurasi · Kemunculan: 3
Akar: عير
Lema: عير
Bentuk: عِيرُ · عِيرَ
Contoh kemunculan (3 dari 3)
Kemunculan dalam cakupan ditampilkan menurut urutan Al-Qur'an: 3.
وَسْـَٔلِ ٱلْقَرْيَةَ ٱلَّتِى كُنَّا فِيهَا وَٱلْعِيرَ ٱلَّتِىٓ أَقْبَلْنَا فِيهَا وَإِنَّا لَصَٰدِقُونَ
وَلَمَّا فَصَلَتِ ٱلْعِيرُ قَالَ أَبُوهُمْ إِنِّى لَأَجِدُ رِيحَ يُوسُفَ لَوْلَآ أَن تُفَنِّدُونِ
Mengapa makna ini dipilih
Ketiga kemunculan rumpun telah ditinjau pada satu halaman terbatas; setiap kemunculan merupakan sasaran beku, tanpa catatan terlindungi ataupun kandidat yang dipadatkan. Kafilah disapa secara langsung dalam 12:70, disebut sebagai kelompok yang dapat ditanyai dalam 12:82, dan dikatakan berangkat dalam 12:94. Pelekatan kata sandang takrif serta kasus nominatif dibandingkan dengan akusatif tersusun secara lokal. Tidak ada muatan bacaan selaras, contoh tandingan internal Al-Qur'an, ataupun masalah yang belum terselesaikan.