مَّن كَانَ يُرِيدُ ٱلْعَاجِلَةَ عَجَّلْنَا لَهُۥ فِيهَا مَا نَشَآءُ لِمَن نُّرِيدُ ثُمَّ جَعَلْنَا لَهُۥ جَهَنَّمَ يَصْلَىٰهَا مَذْمُومًا مَّدْحُورًا
Glosarium Al-Qur'an · draf
ذمم
konsep-kensured kedudukan
Orang yang terkena kecaman moral karena menempuh jalan yang mendatangkan celaan.
Cakupan leksikal
Cakupan: himpunan segmen terkurasi · Kemunculan: 3
Akar: ذمم
Lema: مذموم
Bentuk: مَذْمُومًا · مَذْمُومٌ
Contoh kemunculan (3 dari 3)
Kemunculan dalam cakupan ditampilkan menurut urutan Al-Qur'an: 3.
لَّا تَجْعَلْ مَعَ ٱللَّهِ إِلَٰهًا ءَاخَرَ فَتَقْعُدَ مَذْمُومًا مَّخْذُولًا
لَّوْلَآ أَن تَدَٰرَكَهُۥ نِعْمَةٌ مِّن رَّبِّهِۦ لَنُبِذَ بِٱلْعَرَآءِ وَهُوَ مَذْمُومٌ
Mengapa makna ini dipilih
Nomina ذِمَّة adalah sesuatu yang semestinya diperhatikan seorang penyerang berkenaan dengan orang beriman, sehingga berfungsi sebagai tuntutan perlindungan yang mengikat. Partisip pasif مَذْمُوم menamai keadaan tercela yang dihasilkan. Kewajiban dan celaan dengan demikian merupakan sisi prospektif dan sisi yang telah terwujud dari pertanggungjawaban moral.