وَقَالُوا۟ قُلُوبُنَا غُلْفٌۢ بَل لَّعَنَهُمُ ٱللَّهُ بِكُفْرِهِمْ فَقَلِيلًا مَّا يُؤْمِنُونَ
Glosarium Al-Qur'an · draf
قُلُوبُنَا غُلْف
tertutup
Predikat itu mencirikan hati para penutur sebagai tertutup terhadap keimanan.
Cakupan leksikal
Cakupan: himpunan segmen terkurasi · Kemunculan: 2
Akar: غلف
Lema: غلف
Bentuk: غُلْفٌۢ
Contoh kemunculan (2 dari 2)
Kemunculan dalam cakupan ditampilkan menurut urutan Al-Qur'an: 2.
فَبِمَا نَقْضِهِم مِّيثَٰقَهُمْ وَكُفْرِهِم بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ وَقَتْلِهِمُ ٱلْأَنۢبِيَآءَ بِغَيْرِ حَقٍّ وَقَوْلِهِمْ قُلُوبُنَا غُلْفٌۢ بَلْ طَبَعَ ٱللَّهُ عَلَيْهَا بِكُفْرِهِمْ فَلَا يُؤْمِنُونَ إِلَّا قَلِيلًا
Mengapa makna ini dipilih
Kedua kemunculan rumpun ditinjau pada satu halaman terbatas; keduanya merupakan sasaran beku, tanpa rekaman terlindungi. Usulan yang dipadatkan LAA-2-84-93-ghulf-covered diperiksa, tetapi tetap hanya sebagai kandidat dan tidak diperlakukan sebagai otoritas. Secara mandiri, Al-Quran 2:88 dan 4:155 mengulang pernyataan bahwa hati para pembicara adalah غُلْف, lalu menjawabnya dengan laknat atau penyegelan ilahi karena penolakan. Predikat nominatif jamak taktakrif sesuai dengan قُلُوبُنَا dalam kedua ayat. Tidak terdapat muatan bacaan selaras, contoh tandingan kegagalan, ataupun masalah yang belum terselesaikan.