قَالَتْ فَذَٰلِكُنَّ ٱلَّذِى لُمْتُنَّنِى فِيهِ وَلَقَدْ رَٰوَدتُّهُۥ عَن نَّفْسِهِۦ فَٱسْتَعْصَمَ وَلَئِن لَّمْ يَفْعَلْ مَآ ءَامُرُهُۥ لَيُسْجَنَنَّ وَلَيَكُونًا مِّنَ ٱلصَّٰغِرِينَ
Glosarium Al-Qur'an · draf
كن
feminine-plural deiktis tangani
Unsur demonstratif terikat yang mengarahkan ungkapan deiktis kepada kelompok lawan bicara feminin jamak tanpa mengisi celah partisipan.
Cakupan leksikal
Cakupan: unit semantik · Kemunculan: 1
Bentuk: كُنَّ
Contoh kemunculan (1 dari 1)
Kemunculan dalam cakupan ditampilkan menurut urutan Al-Qur'an: 1.
Ketika makna lain gagal
acuan orang kedua jamak feminin
12:32
قَالَتْ فَذَٰلِكُنَّ ٱلَّذِى لُمْتُنَّنِى فِيهِ وَلَقَدْ رَٰوَدتُّهُۥ عَن نَّفْسِهِۦ فَٱسْتَعْصَمَ وَلَئِن لَّمْ يَفْعَلْ مَآ ءَامُرُهُۥ لَيُسْجَنَنَّ وَلَيَكُونًا مِّنَ ٱلصَّٰغِرِينَ
Alternatif: acuan orang kedua jamak feminin
Rumusan terjemahan hasil penelitian: feminine-plural deiktis tangani
Substitusi gagal di sini: rujukan orang kedua jamak feminin akan memaksakan predikat unit pertama pada segmen yang bentuk beku dan konstruksi internal Al-Qurannya mengharuskan sapaan deiktis feminin jamak. Inilah pertentangan konkret yang mendukung pemilahan leksem.