لَآ إِكْرَاهَ فِى ٱلدِّينِ قَد تَّبَيَّنَ ٱلرُّشْدُ مِنَ ٱلْغَىِّ فَمَن يَكْفُرْ بِٱلطَّٰغُوتِ وَيُؤْمِنۢ بِٱللَّهِ فَقَدِ ٱسْتَمْسَكَ بِٱلْعُرْوَةِ ٱلْوُثْقَىٰ لَا ٱنفِصَامَ لَهَا وَٱللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ
Glosarium Al-Qur'an · draf
وُثْقَى
paling kukuh
Superlatif feminin mencirikan pegangan sebagai yang paling aman dari pematahan atau pemisahan.
Cakupan leksikal
Cakupan: himpunan segmen terkurasi · Kemunculan: 2
Akar: وثق
Lema: وثقى
Bentuk: وُثْقَىٰ
Contoh kemunculan (2 dari 2)
Kemunculan dalam cakupan ditampilkan menurut urutan Al-Qur'an: 2.
وَمَن يُسْلِمْ وَجْهَهُۥٓ إِلَى ٱللَّهِ وَهُوَ مُحْسِنٌ فَقَدِ ٱسْتَمْسَكَ بِٱلْعُرْوَةِ ٱلْوُثْقَىٰ وَإِلَى ٱللَّهِ عَٰقِبَةُ ٱلْأُمُورِ
Mengapa makna ini dipilih
Ke-34 kemunculan dalam keluarga ini ditinjau pada satu halaman terbatas. Ke-25 catatan pengikatan مِيثَاق yang terlindungi tetap tidak disentuh. Kesembilan target yang dibekukan terdiri atas dua bentuk superlatif pegangan paling kukuh, satu verba Bentuk III terkait perjanjian, tiga jaminan yang dijanjikan, dua nomina pengekangan, dan satu verba pengikatan kausatif. Al-Qur'an 2:256 menghubungkan kekukuhan dengan tidak adanya keterputusan, sedangkan 89:26 memasangkan verba dan pengekangan serumpunnya. Tidak ada kandidat yang dipadatkan, bacaan yang peka terhadap qiraat, tumbukan, ataupun pertentangan yang belum terselesaikan.