ثَمَٰنِيَةَ أَزْوَٰجٍ مِّنَ ٱلضَّأْنِ ٱثْنَيْنِ وَمِنَ ٱلْمَعْزِ ٱثْنَيْنِ قُلْ ءَآلذَّكَرَيْنِ حَرَّمَ أَمِ ٱلْأُنثَيَيْنِ أَمَّا ٱشْتَمَلَتْ عَلَيْهِ أَرْحَامُ ٱلْأُنثَيَيْنِ نَبِّـُٔونِى بِعِلْمٍ إِن كُنتُمْ صَٰدِقِينَ
Glosarium Al-Qur'an · draf
مِنَ ٱلْمَعْزِ ٱثْنَيْنِ
kambing-kambing
Kambing piaraan yang dihitung sebagai satu jantan dan satu betina di antara delapan pasangan ternak.
Cakupan leksikal
Cakupan: himpunan segmen terkurasi · Kemunculan: 1
Akar: معز
Lema: معز
Bentuk: مَعْزِ
Contoh kemunculan (1 dari 1)
Kemunculan dalam cakupan ditampilkan menurut urutan Al-Qur'an: 1.
Mengapa makna ini dipilih
Telaah internal Al-Qur'an mencakup satu-satunya kemunculan nomina kolektif مَعْز pada 6:143. Dalam perincian delapan pasangan ternak, dua berasal dari domba dan dua dari jenis yang dinamai secara terpisah ini; tantangan berikutnya menanyakan apakah dua jantan, dua betina, atau apa yang dikandung rahim kedua betina itu yang diharamkan. Kontras eksplisit dengan domba, jumlah ternak, dan struktur pasangan berdasarkan jenis kelamin mengidentifikasi kambing sebagai jenis ruminansia kecil kedua. Sasarannya berbentuk kolektif maskulin definit berkasus genitif setelah مِن. Bidang pembacaan selaras tidak menyediakan varian yang memerlukan kaidah terpisah; tidak ada makna terlindungi yang disunting dan tidak ditemukan benturan leksikal persis.