ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ فِى ٱلسَّرَّآءِ وَٱلضَّرَّآءِ وَٱلْكَٰظِمِينَ ٱلْغَيْظَ وَٱلْعَافِينَ عَنِ ٱلنَّاسِ وَٱللَّهُ يُحِبُّ ٱلْمُحْسِنِينَ
Glosarium Al-Qur'an · draf
كَاظِم
menahan
Partisip aktif mencirikan orang-orang sebagai menahan emosi agar tidak terungkap.
Cakupan leksikal
Cakupan: himpunan segmen terkurasi · Kemunculan: 2
Akar: كظم
Lema: كاظم
Bentuk: كَٰظِمِينَ
Contoh kemunculan (2 dari 2)
Kemunculan dalam cakupan ditampilkan menurut urutan Al-Qur'an: 2.
وَأَنذِرْهُمْ يَوْمَ ٱلْـَٔازِفَةِ إِذِ ٱلْقُلُوبُ لَدَى ٱلْحَنَاجِرِ كَٰظِمِينَ مَا لِلظَّٰلِمِينَ مِنْ حَمِيمٍ وَلَا شَفِيعٍ يُطَاعُ
Mengapa makna ini dipilih
Keenam kemunculan rumpun telah ditinjau pada satu halaman terbatas; setiap kemunculan merupakan sasaran beku, tanpa catatan terlindungi ataupun calon yang dipadatkan. Dua partisip aktif mencirikan orang-orang sebagai menahan amarah atau emosi yang tertekan di dalam diri. Tiga pewatas intensif كَظِيم menyajikan Yakub atau seseorang yang marah karena suatu kabar sebagai tercekik oleh emosi yang tidak diungkapkan. Satu partisip pasif menyajikan sahabat ikan sebagai terhimpit kesusahan yang terpendam ketika ia berseru. Diatesis partisip, intensitas, jumlah, kasus, objek emosi yang eksplisit, subjek, dan predikasi sirkumstansial berpadu secara lokal. Amarah, duka, takut, dan kesusahan merupakan isi berbeda dari penahanan batin yang sama, bukan pertentangan leksikal internal Al-Quran. Tidak ada muatan ragam bacaan yang disejajarkan ataupun masalah yang belum terselesaikan.