وَقَالَت طَّآئِفَةٌ مِّنْ أَهْلِ ٱلْكِتَٰبِ ءَامِنُوا۟ بِٱلَّذِىٓ أُنزِلَ عَلَى ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَجْهَ ٱلنَّهَارِ وَٱكْفُرُوٓا۟ ءَاخِرَهُۥ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ
Glosarium Al-Qur'an · diterima
آخِرَهُ
miliknya konsep-latter konsep-part
Konstruksi tepat آخِر + هُ dalam 3:72: bagian akhirnya.
Cakupan leksikal
Cakupan: himpunan segmen terkurasi · Kemunculan: 1
Akar: أخر
Lema: آخر
Bentuk: ءَاخِرَ
Contoh kemunculan (1 dari 1)
Kemunculan dalam cakupan ditampilkan menurut urutan Al-Qur'an: 1.
Ketika makna lain gagal
kehidupan akhirat
3:72
وَقَالَت طَّآئِفَةٌ مِّنْ أَهْلِ ٱلْكِتَٰبِ ءَامِنُوا۟ بِٱلَّذِىٓ أُنزِلَ عَلَى ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَجْهَ ٱلنَّهَارِ وَٱكْفُرُوٓا۟ ءَاخِرَهُۥ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ
Alternatif: Menolak dalam akhiratnya.
Rumusan terjemahan hasil penelitian: Menolak pada bagian akhirnya.
Ayat tersebut mengontraskan awal dan bagian akhir hari. Ini membuktikan bahwa rumpun akar harus tetap bertumpu pada urutan kemudian/belakang/lain, bukan diratakan menjadi 'akhirat'.