يَٰنِسَآءَ ٱلنَّبِىِّ لَسْتُنَّ كَأَحَدٍ مِّنَ ٱلنِّسَآءِ إِنِ ٱتَّقَيْتُنَّ فَلَا تَخْضَعْنَ بِٱلْقَوْلِ فَيَطْمَعَ ٱلَّذِى فِى قَلْبِهِۦ مَرَضٌ وَقُلْنَ قَوْلًا مَّعْرُوفًا
Glosarium Al-Qur'an · draf
لَا تَخْضَعْنَ بِٱلْقَوْلِ
membuat ucapan konsep-iielding
Membuat ucapan seseorang lunak menyesuaikan diri terhadap pendengar.
Cakupan leksikal
Cakupan: himpunan segmen terkurasi · Kemunculan: 1
Akar: خضع
Lema: تخضع
Bentuk: تَخْضَعْ
Contoh kemunculan (1 dari 1)
Kemunculan dalam cakupan ditampilkan menurut urutan Al-Qur'an: 1.
Mengapa makna ini dipilih
Telaah internal Al-Qur'an mencakup kedua kemunculan. Partisipel aktif pada 26:4 menggambarkan leher-leher tetap tunduk kepada tanda langit yang memaksa. Verba finit pada 33:32 melarang istri-istri Nabi membuat ucapan mereka merendah dengan cara yang membangkitkan hasrat dalam hati yang berpenyakit, dan mengontraskannya dengan ucapan yang dikenal. Ketundukan tubuh dan penyesuaian suara sama-sama memiliki ketegasan yang direndahkan, tetapi satu-satunya konstruksi tuturan tidak membedakan nada dari kata-kata. Bidang pembacaan selaras tidak menyediakan varian yang memerlukan kaidah terpisah. Nuansa lokal itu tetap menjadi titik tinjauan yang tertaut pada segmen; tidak ada makna terlindungi yang disunting dan tidak ditemukan benturan leksikal persis.