فَقَالَ ٱلْمَلَأُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ مِن قَوْمِهِۦ مَا نَرَىٰكَ إِلَّا بَشَرًا مِّثْلَنَا وَمَا نَرَىٰكَ ٱتَّبَعَكَ إِلَّا ٱلَّذِينَ هُمْ أَرَاذِلُنَا بَادِىَ ٱلرَّأْىِ وَمَا نَرَىٰ لَكُمْ عَلَيْنَا مِن فَضْلٍۭ بَلْ نَظُنُّكُمْ كَٰذِبِينَ
Glosarium Al-Qur'an · draf
أَرَاذِلُنَا · ٱلْأَرْذَلُونَ
konsep-sokialli terendah
Orang-orang yang direndahkan penutur sebagai penghuni tingkat sosial terendah.
Cakupan leksikal
Cakupan: himpunan segmen terkurasi · Kemunculan: 2
Akar: رذل
Lema: أرذل
Bentuk: أَرَاذِلُ · أَرْذَلُونَ
Contoh kemunculan (2 dari 2)
Kemunculan dalam cakupan ditampilkan menurut urutan Al-Qur'an: 2.
قَالُوٓا۟ أَنُؤْمِنُ لَكَ وَٱتَّبَعَكَ ٱلْأَرْذَلُونَ
Mengapa makna ini dipilih
Peninjauan internal Al-Quran mencakup seluruh empat kemunculan. Pada 11:27 dan 26:111, para pemuka yang menolak merendahkan pengikut Nuh sebagai golongan yang secara sosial paling rendah; artefak ini mempertahankan atribusi kepada penutur tersebut, bukan membenarkannya. Pada 16:70 dan 22:5, frasa superlatif menggambarkan tahap kehidupan yang paling merosot, ditandai dengan hilangnya pengetahuan terdahulu. Penilaian sosial dan kemerosotan tahap kehidupan sama-sama menempati bagian terbawah skala penilaian. Bidang pembacaan selaras tidak menyediakan varian yang memerlukan kaidah terpisah; tidak ada makna terlindungi yang disunting dan tidak ditemukan benturan leksikal persis.