مَا كَانَ لِأَهْلِ ٱلْمَدِينَةِ وَمَنْ حَوْلَهُم مِّنَ ٱلْأَعْرَابِ أَن يَتَخَلَّفُوا۟ عَن رَّسُولِ ٱللَّهِ وَلَا يَرْغَبُوا۟ بِأَنفُسِهِمْ عَن نَّفْسِهِۦ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ لَا يُصِيبُهُمْ ظَمَأٌ وَلَا نَصَبٌ وَلَا مَخْمَصَةٌ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ وَلَا يَطَـُٔونَ مَوْطِئًا يَغِيظُ ٱلْكُفَّارَ وَلَا يَنَالُونَ مِنْ عَدُوٍّ نَّيْلًا إِلَّا كُتِبَ لَهُم بِهِۦ عَمَلٌ صَٰلِحٌ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُضِيعُ أَجْرَ ٱلْمُحْسِنِينَ
Glosarium Al-Qur'an · draf
ظَمَأ
kehausan
Kebutuhan jasmani akan air yang dialami.
Cakupan leksikal
Cakupan: himpunan segmen terkurasi · Kemunculan: 1
Akar: ظمأ
Lema: ظمأ
Bentuk: ظَمَأٌ
Contoh kemunculan (1 dari 1)
Kemunculan dalam cakupan ditampilkan menurut urutan Al-Qur'an: 1.
Mengapa makna ini dipilih
Tinjauan internal Al-Qur'an mencakup ketiga kemunculan. Nomina tersebut dikoordinasikan dengan kelelahan dan kelaparan sebagai kondisi jasmani yang ditanggung, predikat Bentuk I meniadakan kondisi tersebut di Taman, dan nomina keadaan mengidentifikasi orang yang mengira fatamorgana sebagai air. Perilaku mencari air pada 24:39 secara langsung menambatkan kebutuhan jasmani bersama. Bidang bacaan selaras tidak menyediakan varian yang memerlukan kaidah terpisah. Tidak ada makna terlindungi yang disunting dan tidak ditemukan tabrakan leksikal persis.