Glosarium Al-Qur'an · draf

أَنَّا / لَٰكِنَّا

kami

Dalam posisi yang ditempati pemerlengkap, sufiks tersebut mengidentifikasi kelompok penutur sebagai subjek klausa.

Cakupan leksikal

Cakupan: himpunan segmen terkurasi · Kemunculan: 5

Bentuk: آ

Contoh kemunculan (5 dari 5)

Kemunculan dalam cakupan ditampilkan menurut urutan Al-Qur'an: 5.

6:157

أَوْ تَقُولُوا۟ لَوْ أَنَّآ أُنزِلَ عَلَيْنَا ٱلْكِتَٰبُ لَكُنَّآ أَهْدَىٰ مِنْهُمْ فَقَدْ جَآءَكُم بَيِّنَةٌ مِّن رَّبِّكُمْ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ فَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّن كَذَّبَ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ وَصَدَفَ عَنْهَا سَنَجْزِى ٱلَّذِينَ يَصْدِفُونَ عَنْ ءَايَٰتِنَا سُوٓءَ ٱلْعَذَابِ بِمَا كَانُوا۟ يَصْدِفُونَ

19:83

أَلَمْ تَرَ أَنَّآ أَرْسَلْنَا ٱلشَّيَٰطِينَ عَلَى ٱلْكَٰفِرِينَ تَؤُزُّهُمْ أَزًّا

20:134

وَلَوْ أَنَّآ أَهْلَكْنَٰهُم بِعَذَابٍ مِّن قَبْلِهِۦ لَقَالُوا۟ رَبَّنَا لَوْلَآ أَرْسَلْتَ إِلَيْنَا رَسُولًا فَنَتَّبِعَ ءَايَٰتِكَ مِن قَبْلِ أَن نَّذِلَّ وَنَخْزَىٰ

28:45

وَلَٰكِنَّآ أَنشَأْنَا قُرُونًا فَتَطَاوَلَ عَلَيْهِمُ ٱلْعُمُرُ وَمَا كُنتَ ثَاوِيًا فِىٓ أَهْلِ مَدْيَنَ تَتْلُوا۟ عَلَيْهِمْ ءَايَٰتِنَا وَلَٰكِنَّا كُنَّا مُرْسِلِينَ

29:51

أَوَلَمْ يَكْفِهِمْ أَنَّآ أَنزَلْنَا عَلَيْكَ ٱلْكِتَٰبَ يُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَرَحْمَةً وَذِكْرَىٰ لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ

Mengapa makna ini dipilih

Semua 75 kemunculan keluarga yang secara visual identik ditinjau pada satu halaman terbatas. Dua belas kemunculan PRON|SUFF|1P merupakan sasaran yang dibekukan; 63 catatan yang sudah dimiliki oleh MH-inna-na-we, MH-kuma-you-two, atau MH-third-dual-subject-they-two terlindungi dan tidak diubah. Tidak ada kandidat yang dipadatkan. Lima sufiks sasaran melekat pada أَنَّ atau لَٰكِنَّ dan memasok subjek orang pertama jamak yang tersemat. Tujuh lainnya melekat di dalam مِنَّا atau لَدُنَّا dan memasok kelompok penutur dalam kasus oblik. Unsur induk, peran kasus pronomina, penghubung komplemen, preposisi, dan konstruksi lokatif tersusun secara lokal. Fragmen alif pada bentuk permukaan tidak diberi makna leksikal mandiri. Tidak ada muatan bacaan selaras atau persoalan yang belum terselesaikan.