Glosarium Al-Qur'an · draf

المشي والتصرف بزهو متعاظم

lahiriah self-exalting kegembiraan

Kegembiraan batin mengembang menjadi gaya berjalan atau kebiasaan lahiriah yang membesarkan diri melampaui batas sebenarnya.

Cakupan leksikal

Cakupan: himpunan segmen terkurasi · Kemunculan: 3

Akar: مرح

Lema: مرح · تمرح

Bentuk: مَرَحًا · تَمْرَحُ

Contoh kemunculan (3 dari 3)

Kemunculan dalam cakupan ditampilkan menurut urutan Al-Qur'an: 3.

17:37

وَلَا تَمْشِ فِى ٱلْأَرْضِ مَرَحًا إِنَّكَ لَن تَخْرِقَ ٱلْأَرْضَ وَلَن تَبْلُغَ ٱلْجِبَالَ طُولًا

31:18

وَلَا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلَا تَمْشِ فِى ٱلْأَرْضِ مَرَحًا إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ

40:75

ذَٰلِكُم بِمَا كُنتُمْ تَفْرَحُونَ فِى ٱلْأَرْضِ بِغَيْرِ ٱلْحَقِّ وَبِمَا كُنتُمْ تَمْرَحُونَ

Mengapa makna ini dipilih

Ketiga kemunculan yang dibekukan pada halaman lengkap berisi 100 butir telah ditinjau. Tidak ada makna terlindungi, usulan yang dipadatkan, kandidat kegagalan, atau varian saksi bacaan selaras pada baris sasaran. Dua nomina cara menerangkan berjalan di bumi dan dikoreksi oleh kecilnya manusia, sikap tubuh yang meremehkan, kesombongan, dan membanggakan diri. Bentuk I disandingkan dengan bersukacita tanpa hak sebagai perilaku yang menyebabkan para penerima tuturan dihukum. Rumpun ini menandai kegembiraan meluas yang berubah menjadi pengagungan diri secara jasmani.