قَالُوا۟ سُبْحَٰنَكَ مَا كَانَ يَنۢبَغِى لَنَآ أَن نَّتَّخِذَ مِن دُونِكَ مِنْ أَوْلِيَآءَ وَلَٰكِن مَّتَّعْتَهُمْ وَءَابَآءَهُمْ حَتَّىٰ نَسُوا۟ ٱلذِّكْرَ وَكَانُوا۟ قَوْمًۢا بُورًا
Glosarium Al-Qur'an · draf
بُور
hancur
Pemerian itu mencirikan orang-orang sebagai binasa dan tanpa kesudahan baik.
Cakupan leksikal
Cakupan: himpunan segmen terkurasi · Kemunculan: 2
Akar: بور
Lema: بور
Bentuk: بُورًا
Contoh kemunculan (2 dari 2)
Kemunculan dalam cakupan ditampilkan menurut urutan Al-Qur'an: 2.
بَلْ ظَنَنتُمْ أَن لَّن يَنقَلِبَ ٱلرَّسُولُ وَٱلْمُؤْمِنُونَ إِلَىٰٓ أَهْلِيهِمْ أَبَدًا وَزُيِّنَ ذَٰلِكَ فِى قُلُوبِكُمْ وَظَنَنتُمْ ظَنَّ ٱلسَّوْءِ وَكُنتُمْ قَوْمًۢا بُورًا
Mengapa makna ini dipilih
Kelima kemunculan rumpun telah ditinjau pada satu halaman terbatas; setiap kemunculan merupakan sasaran beku, tanpa catatan terlindungi ataupun calon yang dipadatkan. Satu nomina peristiwa menamai kebinasaan sebagai tujuan tempat para pemimpin menempatkan kaum mereka. Dua pewatas jamak mencirikan orang-orang sebagai binasa setelah melupakan peringatan atau memendam prasangka buruk. Dua verba imperfektif Bentuk I mempredikasikan siasat jahat yang berakhir sia-sia dan menegasikan kegagalan perdagangan yang diharapkan. Derivasi nomina peristiwa, predikasi deskriptif, kala, kesesuaian gender, modus, negasi, dan jenis subjek berpadu secara lokal. Suatu kaum, siasat, tujuan, atau transaksi dapat menanggung hasilnya, tetapi setiap konteks mempertahankan kegagalan dan kerugian, bukan inti leksikal yang bersaing. Tidak ada muatan ragam bacaan yang disejajarkan ataupun masalah yang belum terselesaikan.